benner bengkulu

Pengelola Pasar Malam Kecewa, Diduga Izinnya Kepada Orang Lain

0 72

OKI | SriwijayaTerkini.co.id – Pengelola Pasar Malam Fahmi menyebut dirinya merasa kecewa atas diberikannya izin pemakaian Lahan Segitiga Emas di Jl Lintas Timur Kayu Agung kepada pihak lain.

Padahal dia sdh terlebih dahulu mengajukan Proposal kepada Dinas Pariwisata OKI tersebut melalui Kabid Ekonomi dan Kreatif.

Namun pihak Pariwisata menolaknya dgn alasan Perda yg mengatur tentang retribusi pemakaian Lahan tersebut belum turun.

“Ini tiba-tiba ada izin keluar dari Dinas Pariwisata OKI untuk Pengelola Pasar malam lain.
Disitu yg jd pertanyaan saya ada apa dgn Kepala Dinas Pariwisata,” kata Fahmi.

Fahmi mengatakan, bahwa surat izin izin tersebut di tanda tangani oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten OKI Sumsel.

“Seharusnya, kalau memang tdk boleh dipergunakan krn alasan Perda blm turun, saya menimbulkan rasa kecurigaan Perda blm turun tapi izin sdh bisa keluar. Sedangkan saya ditolak,” ujar Fahmi.

Lanjut Fahmi mengaku, kalau dirinya tahu seperti ini, tidak mau mengurus yg di Perahu Kajang.

“Ini karena akan merugikan saya dan yang lainnya. Lagi pula kalau ada dua pasar malam di tempat yg sangat berdekatan kita takut menimbulkan kegaduhan,” ujar Fahmi.

Sementara itu, Kabid Ekonimi dan Kreatif Pariwisata OKI Sumsel Uthe membenarkan mereka tidak bisa mengeluarkan izin atau rekomendasi sebelum Perdanya turun.

“Perdanya sedang dalam proses dan diperkirakan bulan Desember turun. Jadi apabila ada izin keluar sekarang itu bukan dari saya yang menerima suratnya,” ungkap Uthe.

Dia menambahkan, bahwa memang kemarin-kemarin ada proposal yang masuk.

“Saya langsung naikkan ke Kepala Dinas. Namun Dia bilang tdk bsa mengeluarkan izin karena masih menunggu Perdanya. Intinya saya tidak tahu kalau ada surat izin atau rekomendasi yang keluar,” jelas Uthe.

Terpisah, salah satu pedagang lainnya AS mengungkapkan, kalau mereka tidak setuju kalau pasar malam diadakan di Segitiga.

“Saya kepengen pasar malam diadakan dibiduk Kajang dari pada di Segitiga Emas. Ini karena akan banyak efeknya selain menggangu pedagang lokal dan akan menimbulkan kemacetan total,” tegasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.